WASPADA PARASIT KUTU PADA ANJING DAN KUCING

Dalam webinar Cat & Dog ke-9 dibahas, banyaknya  kasus parasit  kutu di Indonesia adalah karena kutu berkembang biak dengan baik pada iklim tropis.

Kutu terdiri dua jenis, yang besar sering disebut TICK atau Caplak yang sering menggigit Anjing dan kutu yang kecil sering disebut FLEA atau pinjal, yang sering menyerang Anjing dan Kucing.

Gangguan kutu  yang merugikan adalah dari gigitan dan penghisapan darah hewan kesayangan kita. Penyakit yang diakibatkan oleh gigitan kutu ini disebut Tick Borne Disease atau Penyakit Parasit Darah, karena penyakit ini menimbulkan gangguan pada sel darah merah, sel darah putih dan sel darah pembekuan atau platelet.

Dampak parasit kutu yang mengganggu hewan kesayangan adalah demam, pembengkakkan getah bening, napsu makan menurun, dan penurunan berat badan, bahkan bisa berakibat pendarahan dan gangguan syaraf.

Selain gejala yang tampak, ada pula gejala yang awalnya tak disadari, namun akibatnya lebih fatal. Sehingga pengetahuan mengenai waspada parasit kutu ini menjadi modal dasar wawasan bagi pet-lover, agar kesejahteraan hewan kesayangannya lebih baik.

Nah, berapa lama masa inkubasi dari parasit kutu, bagaimana ciri-ciri hewan kesayangan kita yang terserang parasit kutu, dijelaskan dengan lugas oleh Dokter Listriani Wistawan dari Listriani Vetcare Denpasar, yang disimak oleh pet-lover Majalah Cat & Dog yang tersebar dari semua penjuru kota besar di Indonesia yang mewakili provinsi di dalam negeri, dan satu kota, yaitu Dili di negeri tetangga Timor Leste.

Tercatat pemirsa setia di apikasi Zoom bertahan di angka 99 peserta, pemirsa di kanal Youtube Majalah Cat&Dog, 123 orang, total ada 222 orang.

Webinar disponsori oleh Broadline dan Nexgard Spectra, didukung oleh Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Majalah online Vetnesia, event organizer Indonesia International Pet Expo (IIPE), Indonesian Cat Association (ICA), Perkumpulan Kinologi Indonesia (Perkin Jaya) dan tentunya Listriani Vetcare Denpasar Bali, yang menghadirkan pembicara Drh. Listriani Wistawan.

Pet-Lover dapat menyimaknya berulang agar lebih gamblang mencegah parasit kutu, dengan menyimak rekaman webinar di kanal Youtube berikut ini.